Efektifkah Mencari Kerja Lewat Social media?

Social media bisa mendatangkan keuntungan dan kelebihan bagi penggunanya. Padahal, social media sering digunakan orang untuk mencari segala sesuatu yang dibutuhkannya, termasuk pekerjaan. Namun, hati-hati ketika Anda mencari pekerjaan di jejaring sosial, karena bisa jadi aku yang Anda buat tersebut malah membuat Anda tidak akan mendapatkan pekerjaan. Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui bagaimana seleksi yang dilakukan oleh para bos atau manager dalam menentukan Anda layak atau tidak mendapatkan pekerjaan yang telah ditawarkannya.

Dalam rangka memilih para calon pelamar pekerjaan, manager biasanya memiliki kriteria yang harus ada pada akun yang Anda buat di social media. Pertama, calon pelamar tersebut tampak sebagai orang yang profesional itu bisa dilihat dari foto-foto yang ada di jejaring sosial Anda. Pelamar itu mempunyai lingkungan yang baik di social media. Calon pekerja itu kreatif, mungkin itu bisa dilihat melalui tulisan-tulisan atau status update yang Anda buat di situs sosial.

Pelamar itu juga mempunyai kepribadian yang bagus dan latar belakang yang bagus, itu dapat dilihat dari informasi tentang diri Anda dalam jejaring sosial. Terakhir, calon pekerja itu pintar dalam berkomunikasi. Beberapa hal tersebut akan menjadi pertimbangan para HRD untuk menentukan mana pegawai yang cocok bagi mereka. Itu juga yang menentukan Anda layak atau tidak masuk dalam kualifikasi yang sudah dibuat oleh tempat Anda melamar kerja.

social media, jejaring sosial, mencari kerja lewat social media

Social media ternyata juga akan mendatangkan kerugian bagi para pekerja, karena tidak sedikit orang yang kehilangan pekerjaannya gara-gara status yang ia buat di social media. Hal-hal yang biasanya membuat Anda kehilangan pekerjaan atau tidak memperoleh pekerjaan jika Anda mempercayakan nya kepada social media adalah sebagai berikut.

social media, jejaring sosial, mencari kerja lewat social media

Anda menampilkan status atau foto yang tidak baik, menjelek-jelekan tempat Anda bekerja lewat jejaring sosial, membuat komentar yang pedas yang menyangkut dengan agama, ras, dll. Adanya informasi dalam jejaring sosial bahwa Anda seorang alkoholik, atau memiliki kebiasaan mengeluh dan Anda tidak mampu berkomunikasi dengan baik lewat jejaring sosial.

Sehingga, ketika Anda memutuskan untuk menggunakan social media sebagai alat Anda mencari kerja, maka gunakanlah akun-akun yang Anda buat dengan sebaik-baiknya. Carilah link yang sekiranya memang berhubungan dengan pekerjaan yang Anda minati. Selain itu, Anda bisa menggunakan Twitter sebagai sarana untuk mencari atau mendapatkan informasi tentang pekerjaan.

social media, jejaring sosial, mencari kerja lewat social media

Perhatikan juga ketika Anda chatting, usahakan Anda bisa mengobrol dengan orang-orang yang berhubungan dengan pekerjaan Anda, sehingga itu dapat menginspirasi atau memotivasi Anda. Ketika Anda ingin mencari kerja gunakanlah foto-foto yang menampakkan Anda sebagai orang yang profesional sehingga Anda bisa dipercaya oleh tempat Anda bekerja.

Tidak usah neko-neko di social media, ketika Anda menggunakannya untuk kepentingan Anda. Maka, berhati-hatilah menggunakan social media. Social media bisa menjadi efektif bagi sebagian orang karena mereka bisa menggunakan dan mengelola situs itu dengan baik. Tetapi, sebaliknya jika Anda menggunakan social media sebagai ajang untuk bersenang-senang saja, maka jangan harap social media akan berpihak pada masa depan Anda, yang ada situs tersebut akan merugikan Anda.

This post has already been read 1265 times!

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>