Masih Kuliah Sudah Sukses Berbisnis? Ini Kisah Mereka

kuliah, sukses berbisnis, strategi bisnis, kebebasan finansial

Saat kuliah adalah saat istimewa bagi kamu. Karena ini saat di mana kamu dituntut untuk mandiri dan belajar menentukan masa depan kamu selepas lulus nanti.

Apa masih ada di antara kamu yang masih bertanya selepas saya kuliah mau jadi apa yah?

Wah seharusnya kamu sudah tahu saat kamu baru lulus SMA, karena jurusan yang kamu pilih adalah jurusan yang menentukan masa depanmu. Lalu bagaimana dengan kamu yang kuliah di jurusan bisnis?

Masih takut berbisnis? Sebaiknya jangan. Selama masih punya mimpi, perjuangkan itu dan praktekkan ilmu bisnis dari bangku kuliah.

Seperti kisah para mahasiswa dan mahasiswi ini yang sudah sukses berbisnis saat masih kuliah, yuk di simak seperti apa kisahnya :

Rebela Muklim : Sego Senggol Proyek Kuliah

Berawal dari proyek kuliah di tahun 2012 saat dirinya masih tercatat sebagai mahasiswi IBM Universitas Ciputra Surabaya. Pada salah satu mata kuliah yakni Entrepreneurial Project, Rebela diharuskan memiliki real bisnis. Dirinya memilih bisnis kuliner karena menurut gadis cantik berusia 22 tahun ini modal awalnya sesuai dengan kemampuan, dan peluangnya untuk berkembang pun pesat.

Banyak tantangan dalam bisnisnya, salah satunya saat dia pertama kali memulai harus menjajakan sego senggol nya dengan cara mengasong di kampus yang notabene kampus elit. Tentu saja ini menjadi beban mental baginya. Di saat teman lain menenteng gadget, dirinya yang dibantu sang kakak dalam berjualan menenteng keranjang penuh nasi bungkus.

Terkadang dia harus merasakan dikejar satpam karena dilarang berjualan secara liar di kampus. Belum lagi jika nasi bungkus yang dijualnya bersisa, dan dia harus putar otak agar tetap dapat terjual habis, karena tak mungkin nasi bungkusnya dijual keesokan harinya.

Menurutnya dengan dirinya berjualan di kampus memberikan banyak keuntungan, begitupun saat dia mengikuti pameran. Rebela membuka gerai pertama Sego Senggol di Eat & Eat Surabaya. Dan sekarang Sego Senggol sudah dapat dinikmati di Eat & Eat Medan dan Bali, plus salah satu resto tersendiri di Surabaya.

Tips dari Rebela : Walau masih kuliah, jangan malu untuk mulai berbisnis dengan menerapkan prinsip Dream Big, Start Small, Act Now.

kuliah, sukses berbisnis, strategi bisnis, kebebasan finansial

Victor Giovan Raihan : Sukses dengan Teh Kempot

Tentu kamu sudah tahu jika sekarang bisnis minuman cepat saji sudah menjamur. Dari bisnis yang mengusung merk pribadi hingga waralaba. Bahan dasarnya dapat berupa susu, cincau, teh, sinom alias jamu, buah hingga yang serba racikan sendiri.

Salah satu yang sukses bisnis minuman cepat saji adalah Victor Giovan Raihan, yang meracik teh yoghurt bermula dari keisengannya membuat teh dengan yoghurt. Ternyata, hasil minuman eksperimennya memiliki banyak penggemar.

Dengan modal awal 3 juta hasil pinjaman orangtua sekitar tahun 2010. Sekarang sudah berbuah 27 outlet di mana 10 outlet dikelola sendiri dan 17 outlet dikelola oleh mitranya. Ide teh kempot ini berasal dari cara minum teh kemasan dengan sedotan.

Menurut Victor jika teh terasa enak dan hampir habis pasti orang akan terus menyedot hingga pipinya kempot. Begitulah kira-kira harapan Victor menjadikan teh yoghurt terasa paling yummy. Setiap harinya Victor dapat menghabiskan 20 kg daun teh kering untuk diproduksi menjadi 70 gelas. Dia membeli daun teh dari pemasok dan di mix dengan yoghurt. Ada rasa lemon tea, stroberi dan coklat. Segelas the yoghurt ukuran 250 ml dijual seharga Rp 2.000-2.500.

Victor mengaku, jalan yang ditempuhnya dari hasil kerja kerasnya sekarang membawa keberuntungan luar biasa di usianya yang masih muda. Jika dulu dia mengikuti anjuran ayahnya untuk bersekolah di sekolah kepolisian, tentu tidak akan seberhasil sekarang.

kuliah, sukses berbisnis, strategi bisnis, kebebasan finansial

Anggi Hayani : Sukses dengan Boneka Peraga Gigi

Bisnis ini berawal dari keinginan Anggi saat melihat respon anak-anak yang mudah bosan dan tidak menangkap apa yang disampaikan Anggi pada waktu dirinya dengan rekannya melakukan sosialisasi kesehatan gigi ke anak-anak menggunakan alat peraga gigi normal.

Akhirnya muncul ide membuat boneka peraga gigi berkarakter unik dengan dibumbui cerita. Anggi yang seorang mahasiswi kedokteran gigi di Universitas Sumatera Utara sukses saat memperkenalkan boneka peraga gigi nya di Medan. Banyak orang-orang kedokteran gigi yang tertarik membeli produknya.

Selain karena desainnya bagus untuk edukasi juga dapat menjadi pajangan di tempat praktek bagi dokter anak agar pasien mereka yang mayoritas anak-anak tidak takut lagi saat memasuki tempat praktek mereka.

Boneka peraga gigi Anggi dinamai Kenkou Dolls, dan usahanya yang dijalani sejak 2 tahun silam akahirnya berbuah manis, dan meraup omzet hingga Rp 40 juta per bulan. Strategi bisnisnya didominasi oleh penjualan online yang per bulannya dapat mencapai Rp 20-40 juta. Saat ini Anggi masih kuliah dan dia berkeinginan setelah lulus dari kedokteran gigi dapat memadukan antara profesi seorang dokter gigi dan bisnis, namun dengan orientasi sosial bisnis.

kuliah, sukses berbisnis, strategi bisnis, kebebasan finansial

Itulah ketiga kisah sukses para mahasiswa dan mahasiswi yang suskes berbisnis saat masih kuliah. Jika ingin seperti mereka bertiga, jangan ragu untuk memulainya. Semuanya dimulai dari bermimpi, dan dimulai dari hal kecil salah satunya lewat pembelajaran strategi bisnis DBS Smart Money. Dari simulasi ini kamu akan belajar bagaimana memanfaatkan modal yang ada agar dapat dikelola sehingga memperoleh kebebasan finansial yang diinginkan.

This post has already been read 3815 times!

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>