Perbedaan Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris

Kali ini mahasiswaekonomi.com akan membahas tentang perbedaan tanggung jawab antara direksi dan dewan komisaris dalam perseroan terbatas (PT). Dalam duniaprofesional, setiap pegawai memang memiliki tanggung jawabnya masing-masing. Tetapi tidak sedikit orang yang masih belum mengetahui perbedaannya. Mari kita simak pejelasan berikut ini.

Perbedaan tanggung jawab pekerjaan direksi dan dewan komisaris dalam perseroan terbatas sudah tertulis jelas dalam Pasal 1 angka 4, angka 5, dan angka 6 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UUPT).

Dalam undang-undang tersebut dijelaskan bahwa Direksi adalah organ Perseroan yang bertanggung jawab penuh atas pengurusan Perseroan untuk kepentingan dan tujuan Perseroan, serta mewakili Perseroan, baik di dalam maupun di luar pengadilan, sesuai dengan ketentuan anggaran dasar.

Lalu, Dewan Komisaris adalah organ Perseroan yang bertugas melakukan pengawasan secara umum dan/atau khusus sesuai dengan anggaran dasar serta memberi nasehat kepada Direksi.

Sudah jelas bahwa Direksi lebih fokus bekerja untuk Perseroan. Sedangkan Dewan Direksi mengawasai pekerjaan Direksi. Jadi, perbedaan tanggung jawab pekerjaan tersebut sangat jelas, dan tidak dapat diganggu-gugat.

Agar lebih jelas, ada baiknya Anda menyimak perbedaan tanggung jawab pekerjaan Direksi dan Dewan Direksi dalam undang-undang:

1. Tanggung Jawab Direksi

Menurut Pasal 97 ayat (2) UUPT, setiap anggota Direksi bertanggung jawab penuh secara pribadi atas kerugian Perseroan apabila yang bersangkutan bersalah atau lalai dalam menjalankan tugasnya.. Apabila Direksi terdiri dari atas 2 (dua) anggota Direksi atau lebih, tanggung jawab sebagaimana dimaksud diatas, berlaku secara tanggung renteng bagi setiap anggota Direksi. Berdasarkan Pasal 97 ayat (3) UUPT, anggota Direksi tidak dapat dipertanggung jawabkan atas kerugian sebagaimana yang dimaksud diatas, apabila dapat membuktikan:

  • Kerugian tersebut bukan karena kesalahan atau kelalaiannya;
  • Telah melakukan pengurusan dengan itikad baik dan kehati-hatian untuk kepentingan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan;
  • Tidak mempunyai benturan kepentingan baik langsung maupun tidak langsung atas tindakan pengurusan yang mengakibatkan kerugian; dan
  • Telah mengambil tindakan untuk mencagah timbul atau selanjutnya kerugian tersebut.

Perbedaan Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris-mahasiswaekonomi-1

2. Tanggung Jawab Dewan Komisaris

Dewan Komisaris bertanggung jawab atas pengawasan Perseroan sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 108 ayat (1) UUPT yaitu dalam hal melakukan pengawasan atas kebijakan pengurusan, jalannya pengurusan pada umumnya, baik mengenai Perseroan maupun usaha Perseroan, dan memberi nasehat kepada Direksi. Setiap anggota Dewan Komisaris wajib dengan itikad baik, kehati-hatian, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas pengawasan dan pemberikan nasehat kepada Direksi untuk kepentingan Perseroan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan. Kemudian setiap anggota Dewan Komisaris ikut bertanggung jawab secara pribadi atas kerugian Perseroan, apabila yang bersangkutan bersalah atau lalai menjalankan tugasnya. Jika Dewan

Komisaris terdiri atas 2 (dua) anggota Dewan Komisaris atau lebih, maka tanggung jawab sebagaimana dimaksud diatas, berlaku secara tanggung renteng bagi setiap anggota Dewan Komisaris (Pasal 114 ayat (3) UUPT). Namun, Dewan Komisaris tidak dapat dipertanggung jawabkan atas kerugian sebagaimana dimaksud pada ayat Pasal 114 ayat (3) UUPT apabila dapat membuktikan:

  • Telah melakukan pengawasan dengan itikad baik dan kehati-hatian untuk kepentingan Perseroan dan sesuai dengan maksud dan tujuan Perseroan;
  • Tidak mempunyai kepentingan pribadi baik langsung maupun tidak langsung atas tindakan pengurusan Direksi yang mengakibatkan kerugian; dan
  • Telah memberikan nasehat kepada Direksi untuk mencegah timbul atau berlanjutnya kerugian tersebut.

Tips Menjadi Pemimpin Hebat

Rahasia bisa menjadi pemimpin perusahaan yang hebat ternyata tidaklah mudah. Anda harus rela bekerja keras. Selain itu Anda juga perlu memiliki tubuh sehat, keseriusan, fokus bekerja dan daya berfikir yang baik.

Untuk menunjang itu semua Anda bisa meminum saripati ayam. Minuman tambahan yang terbukti sehat seperti Brand’s Essence of Chicken. Saripati ayam ini bebas lemak dan kolesterol sehingga aman untuk diminum setiap hari. Selain itu minuman saripati ayam ini juga sudah diracik sedemikain rupa dan bisa menghilangkan kelelahan setelah banyak kegiatan yang menguras tenaga dan pikiran.

Semoga penjelasan di atas bisa menambah pengetahuan Anda tentang perbedaan tanggung jawab pekerjaan antara Direksi dan Dewan Direksi. Semoga bermanfaat, dan silakan komentar.

This post has already been read 1874 times!

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>