Menjaga Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia

Seperti yang kita tahu bahwa sektor perekonomian merupakan fokus utama bagi semua pemerintahan, tidak terkecuali pemerintahan di Indonesia ini. Karena suatu negara akan maju jika sektor perekonomiannya stabil dengan sistem keuangan yang jauh dari krisis.

Bank Indonesia selaku badan pelaksana dan badan pemerintah dalam hal keuangan tentu sangat mengedepankan persoalan ini. Berbagai langkah telah diambil demi menjaga kestabilan sistem keuangan negara.

Pada pertengahan tahun 2015 Bank Indonesia telah melakukan berbagai upaya dan langkah positif untuk mendorong kestabilan makroekonomi serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi tanah air.

kajian ekonomi

Dikutip dari info yang dimuat oleh Bank Indonesia dalam akun facebooknya, salah satu langkahnya dengan melakukan penyesuaian kebijakan Financing to Value Ratio untuk kredit properti dan penurunan uang muka kredit kendaraan bermotor serta penyempurnaan terhadapa Giro Wajib Minimum-Loan to Funding Ratio. Hal ini akan memberikan fleksibitas kepada perbankan dalam menyalurkan kredit namun tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian.

Pada hari Kamis lalu, tanggal 10 Desember 2015 selaku Gubernur Bank Indonesia, Agus D.W. Martowardojo telah meluncurkan sebuah buku yang bertujuan untuk menjaga Stabilitas Sistem Keuangan tersebut.

Buku yang berjudul KSK(Kajian Stabilitas Keuangan) Edisi Nomer 25 Tahun 2015 bertemakan “Menjaga Stabilitas Keuangan di Tengah Berlanjutnya Perlambatan Pertumbuhan Ekonomi” ini berisikan segala info dan keterangan dalam hal keuangan negara. Salah satunya bisa Anda lihat dalam bagan infografis Kajian Stabilitas Keuangan (KSK) bulan Desember 2015 yang dipublikasikan oleh media sosial Bank Indonesia berikut ini.

ksk bulan desember

This post has already been read 623 times!

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>